Hubungi Kami"... jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, ..." (Rm. 14:8)

Melangkah Pasti dalam Ketidakpastian Hidup di Depan Kita

Melangkah Pasti dalam Ketidakpastian
Via img: Gerd Altmann from pixabay.com

Fokus Hidup – “Dapatkah seseorang melangkah pasti dalam ketidakpastian hidup ini? Apa yang harus dilakukan atau bagaimana caranya? Mengapa diperlukan iman dalam melangkah menghadapi hari esok? Simak renungan berjudul Melangkah Pasti dalam Ketidakpastian Hidup ini.”

 

Bacaan Nats: Ibrani 11:1-40

 

 

Tidak terasa kita akan meninggalkan tahun 2019 dan memasuki tahun 2020 Banyak hal yang sudah kita lewati, baik suka maupun duka yang mengisi hari-hari kita. Tentu ada banyak cerita dan kisah yang mengisi hari-hari kita, namun semuanya itu tinggal kenangan dan bisa menjadi pengalaman hidup. Ada yang mengalami kegagalan dan putus asa, ada juga yang kembali bangkit dan memandang jauh ke depan.

Selain itu, ada yang mengalami kedukaan dan terus larut dalam kesedihan, ada pula yang mampu menepis kesedihannya dan memandang hari esok dengan penuh harapan.

Hidup ini harus terus dijalani dan dilewati, meski tidak sesuai dengan kenyataan atau yang tidak kita inginkan. Kita harus move on dan melangkah menginjakkan kaki di hari esok.

Baca juga: 7 MAKNA NATAL ATAU KELAHIRAN KRISTUS DALAM ALKITAB

Tidak ada yang tahu pasti apa yang akan terjadi di depan kita. Tidak ada yang mampu memprediksi secara akurat kemalangan atau kebahagiaan apa yang akan dialami. Yang ada di depan kita adalah sebuah ketidakpastian hidup. Abstrak dan tak mudah ditebak apa yang akan terjadi.

Entah sukses, entah gagal, entah sakit, entah sehat, semua hal apapun di dalam hidup kita, tidak dapat dipastikan dengan tepat apa yang akan terjadi. Mau tidak mau, kita harus mengakui bahwa kita sedang berjalan dalam ketidakpastian dan kita pun harus memilih apakah terus melangkah atau berhenti. Di depan kita hanya ada ketidakpastian.

kisah hidup terkait ketidakpastian di bawah ini, kiranya membuka pandangan mata rohani kita, sehingga kita perlu prepare dan menjalani hari esok dengan bijak.

Ada seorang pemuda yang begitu yakin dengan masa depannya. Ia sudah menyusun berbagai strategi yang jitu dalam mengembangkan usahanya, bahkan ia sudah melakukan berbagai investasi dalam hal materi dan pendidikan.

Kecerdasan dan kemapanan secara materi telah membuat ia berani melangkah menuju masa depan yang penuh dengan harapan, sesuai dengan impian.

Karena usahanya telah berhasil di tahun-tahun sebelumnya, ia pun tidak mau stagnan, ia mulai membuat strategi jitu untuk mengembangkan usahanya dengan berbagai bentuk produk, yang akan launching dengan kualitas terjamin, siap merebut pangsa pasar dengan produk-produk unggulannya tersebut.

Baca juga: Iman yang Siap Menghadapi Kematian

Selain bisnis yang akan dikembangkan di tahun depan, ia pun merencanakan untuk membangun rumah impiannya bak istana megah dan akan menikahi sang putri impiannya. Semua siasat, strategi, terobosan spektakuler, dan kesiapan yang matang telah dibuatnya.

Semuanya itu pasti tidak akan gagal karena telah dipikirkan secara matang dan penuh keyakinan.

“Tetapi nahas tiba-tiba ia merasa tubuhnya lemah dan sesak nafas. Ia pun langsung menghubungi rumah sakit melalui telepon selular-nya untuk mengirimkan ambulance dan membawanya ke rumah sakit. Di perjalanan menuju rumah sakit, ia menghembus nafas terakhir karena pertolongan dokter sudah terlambat. Ia meninggal karena serangan jantung mendadak.”

Meski sudah merencanakan dengan matang dan penuh kesiapan, toh usia seseorang tidak ada yang tahu. Anak muda itu tak menduga kalau ia harus pergi secepatnya meninggalkan dunia ini. Ketahuilah, tidak ada jaminan pasti untuk kita melangkah dengan mantap menapaki tahun yang baru dan tahun-tahun berikutnya.

Ingatkah kita dengan kisah Yusuf? Tak disangka dan tak diduga, ternyata saudaranya malah menjualnya. Bahkan ia harus dipenjara karena fitnah istri Potifar.

Baca juga: Ada Tuhan di Balik Persoalan, Carilah Wajah-Nya…

Tetapi satu hal yang harus kita pahami bahwa Yusuf tetap melangkah pasti dengan iman yang teguh kepada Sang Pencipta, sehingga kemalangan atau ketidakpastian yang akan terjadi membuat ia mampu menghadapinya dan sesuai dengan kehendak Tuhan, ia menjadi orang nomor dua di Mesir setelah Firaun. Semua ada di bawah kuasanya.

Ingatkah kita dengan Daud? Ia telah menjadi buronan Saul dan harus berlari menyelamatkan dirinya. Ia  mendapat berbagai kemalangan, tetapi Daud berani melangkah dengan pasti di tengah ketidakpastian karena kepercayaannya kepada Tuhan yang hidup.

Yusuf dan Daud adalah 2 tokoh yang melangkah pasti di dalam ketidakpastian. Masih banyak lagi tokoh iman di dalam Alkitab, yang berani melangkah dalam ketidakpastian. Tetapi ingat, kita bukan Yusuf, Daud, dan tokoh hebat lainnya.

Kita bahkan hidup di zaman Perjanjian Baru, di mana mengikut Tuhan tidak berarti harus sukses, berhasil, dan jaya di bumi. Melainkan, harus rela menderita dan serupa dengan Kristus. Ada yang Tuhan izinkan mengalami penderitaan karena mengikut Tuhan, kesengsaraan, dan aniaya, tetapi semuanya itu untuk membentuk karakter kita sehingga serupa dengan Kristus, menjadi saksi Kristus, dan mendapat tempat mulia bersama Kristus di kekekalan.

Meski faktanya kita tidak tahu apa yang akan terjadi di tahun yang akan datang, tetapi marilah kita melangkah pasti dengan iman teguh di tengah ketidakpastian hidup.

Melangkah dengan pasti bukan sebatas kita membuat rencana yang lebih baik, merencanakan membuat terobosan, atau sudah memiliki kesiapan menghadapi tantangan hidup di masa yang akan datang, melainkan juga kita seharusnya “berkemas-kemas” dan semakin memiliki iman yang teguh di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Berkemas-kemas artinya kita mem-prepare kerohanian kita, sehingga mengalami pertumbuhan iman dan dewasa rohani. Dengan demikian kita siap ke masuk dalam kerajaan kekal bersama Kristus, ketika kematian menjemput kita. Sebaliknya, bila kita tidak berkemas-kemas selagi masih ada di bumi ini, dikuatirkan kita bukan bersama Tuhan Yesus, malah kita berada dalam api kekal.

Iman kita kepada-Nyalah yang membuat kita tetap bertahan mengahadapi tantangan hidup yang berat dan akhirnya dapat mengalami kemenangan rohani.

Baca juga: 7 Hal tentang Kisah Santa Klaus yang Perlu Anda Ketahui

Ingatlah akan kebaikan Tuhan di tahun 2019 ini dan bersyukurlah kepada-Nya sebab kita sudah dapat melewatinya dengan suka dan duka, sehingga kita ada saat ini sebagaimana kita ada. Bersukacitalah akan penyertaan Tuhan yang ajaib yang sudah dinyatakan kepada kita.

Dan dalam memasuki tahun yang baru ini, marilah kita berseru meminta penyertaan Tuhan dan milikilah iman yang teguh. Pastikan bahwa Anda tetap kuat dan beriman kepada Tuhan Yesus dalam menghadapi ketidakpastian hidup di depan kita.

Janganlah takut menghadapi tantangan hidup, percayalah Tuhan menyertai, dan melangkahlah dengan pasti bersama Tuhan. Selain itu, berkemas-kemaslah, fokuskanlah diri kita kepada Tuha, dan belajarlah untuk selalu hidup berkenan bagi Dia.

 

DOA
Bapa sorgawi, aku bersyukur untuk tahun sebelumnya dan memohon penyertaan-Mu di tahun berikutnya, biarlah kehendak-Mu yang terjadi. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Melangkah Pasti

 

Jika Anda merasa diberkati dengan artikel “Melangkah Pasti dalam Ketidakpastian Hidup” ini, bagikanlah ke sosmed (Facebook, Twitter, Gogle+, dll.) Anda. Jangan lupa, Like (Sukai) Fanspage Facebook Fokus Hidup yang ada di situs ini atau klik DI SINI untuk mendapatkan info-info terbaru dari fokushidup.com.

Mari bergabung juga dengan grup Facebook Fokus Hidup dengan cara klik DI SINI. Silahkan tinggalkan komentar Anda, bila ingin menanggapi, bertanya, ataupun memberikan saran dan kritik.

 

Jangan lupa, kunjungi juga beberapa artikel di bawah ini yang menguatkan iman Saudara!

Loading...

Tanggapan Anda:

error: