5 MAKNA KEMERDEKAAN ROHANI SEJATI, PENTING DIKETAHUI…
4. Menjadi Murid Kristus yang Sejati
Menjadi orang Kristen, belum tentu menjadi murid Kristus yang sejati, tetapi menjadi murid Krisuts sejati, sudah tentu menjadi Kristen sejati. Dalam mengikut Tuhan, kita tidak hanya cukup menjadi Kristen saja, melainkan haruslah menjadi murid sejati.
Dan orang yang benar-benar merdeka rohani, fokusnya adalah terus belajar dan serius menjadi murid Kristus yang sejati.
Baca juga: KATA ALKITAB TENTANG JODOH, INI 3 KRITERIA JODOH KRISTEN…
Ia akan terus membenahi dirinya agar layak di hadapan Tuhan dan fokusnya nama Tuhan saja dipermuliakan.
Menjadi murid sejati memang tidak mudah. Tetapi bila kita mau dimerdekakan oleh Kristus, maka kita akan terus meningkatkan diri sehingga menjadi murid Kristus.
Bagaimana menjadi murid Kristus yang sejati? Markus 8:34 menyebutkan, “Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”
Dari nats ini, berarti ada tiga syarat yang harus dipenuhi seseorang agar ia menjadi murid sejati, yakni menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut aku.
Syarat pertama adalah menyangkal diri. Kata Menyangkal diri dalam bahasa Yunani ialah ἀπαρνησάσθω ἑαυτόν (aparnesasto heauton). Aparnesasto artinya deny atau menyangkal, mengingkari. meniadakan, disown atau tidak mengakui, memungkiri, repudiate atau tak (mau) mengakui, menanggalkan.
Jadi, menyangkal diri artinya memungkiri, menanggalkan, mengingkari diri sendiri. BIS menerjemahkan “melupakan kepentingannya sendiri.” Menyangkal diri meliputi menyangkali keinginan atau kehendak yang bertentangan dengan Alkitab, hawa nafsu perbuatan daging, dan dosa.
Dengan kata lain menyangkal diri adalah meletakkan segala ambisi atau keinginan daging dan keakuan kita di bawah kehendak Tuhan. Fokus utamanya ia belajar seperti Yesus yang mengosongkan diri-Nya untuk tujuan mulia (Fil. 2:7-8).
Syarat kedua adalah memikul salib. Kata Memikul salib dalam Bahasa Yunani adalah ἀράτω τὸν σταυρὸν αὐτοῦ (arato ton stauron autou). KJV menerjemahkan, take up his cross. Memikul salib yang dimaksud di sini ialah “mau menderita bagi Kristus.”
Perlu dipahami bahwa tidak semua penderitaan dapat kita kategorikan sebagai salib yang harus kita pikul. Sebab penderitaan seperti sakit penyakit, bisa saja karena dosa atau kelalaian kita dalam menjag kesehatan. Hal ini bukan pikul salib. Dan banyak lagi persoalan, pergumulan, atau penderitaan yang sebenarnya bukan kategori pikul salib.
Pikul salib itu apabila terkait pekerjaan Tuhan dan pelayanan. Kita membela pekerjaan Tuhan, memberi buat pekerjaan Tuhan atau orang yang membutuhkan, padahal kita dalam kesulitan, itu namanya pikul salib.
Contoh pikul salib adalah Paulus yang rela melayani Tuhan dengan segenap hatinya, meski disesah, dihina, bahkan nyawa di ujung tanduk, ia tak gentar.
Syarat ketika mengikut Tuhan adalah mengikut Aku (Yesus). Dalam Bahasa Yunani adalah ἀκολουθείτω μοι (akoloutheito moi). Kata ἀκολουθείτω, artinya follow (mengikuti), accompany (menemani, mengiringi), follow as disciple (mengikuti sebagai murid).
Mengikut di sini memiliki makna menempel, erat, melekat. BIS menerjemahkan “terus mengikuti Yesus”. Jadi, arti mengikut Aku (Yesus), ialah terus ada dan tinggal di dalam Dia.
Baca juga: Jodoh Ditentukan Tuhan? Inilah Perspektif Alkitab …
“Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.” (Yoh. 15:4-6)
Menjadi murid Kristus adalah proses seumur hidup. Jadilah murid Kristus yang sejati agar kita benar-benar mengalami kemerdekaan rohani.
5. Fokus kepada Tuhan dan Kerajaan-Nya
Tidak semua hamba Tuhan gereja besar atau yang kelihatan dipakai Tuhan secara hebat, yang berkenan kepada Tuhan. Bila dicermati, banyak yang gagal dan terjebak kepada dosa hierarki, kesombongan, seks, dan harta.
Hal tersebut, tentu dapat terlihat dari kehidupan mereka sehari-hari. Kita pun harus memahami bahwa semua orang memiliki arena pertandingan masing-masing. Baik pendeta, hamba Tuhan, maupun jemaat, semuanya punya arena pertandingan iman masing-masing.
Baca juga: Mengejar Target Hidup? Yesus Lebih dari Cukup….
Dan semuanya itu, akhirlah yang menentukan. Tetapi sebaiknya kita belajar kepada Paulus bahwa ia telah mengakhiri pertandingan iman dengan baik.
“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.” (2 Tim. 4:7-8)
Paulus di akhir hidupnya dapat berkata seperti itu sebab ia benar-benar telah hidup merdeka di dalam Kristus. Bahkan ia berkata, “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah….” (Fil. 1:21-22)
Jelas sekali, fokus utama rasul Paulus adalah Tuhan dan kerajaan-Nya. Ia mendedikasikan hidupnya untuk pelayanan tentu karena Kristus dan kerajaan kekal yang disediakan baginya.
Karena itu, Paulus meletakkan kepentingan Kristus di atas kepentingannya. Ia tidak lagi mencari hormat, jabatan, dan harta, sebab ia mengasihi Tuhan.
Fokus kita mengikut Tuhan, seharusnya ialah hanya fokus kepada Tuhan dan kerajaan-Nya saja. Dengan begitu, kita pun akan melakukan segala sesuatu seperti untuk Tuhan, “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3:23)
Ingatlah bahwa hidup kita di dunia ini begitu singkat dan sementara. Kemungkinan bisa 70 tahun atau bisa juga lebih dari itu. Tetapi tidak ada artinya bila dibanding dengan kekekalan yang tidak berujung, tidak ada habis-habisnya. Kekekalan juga ada dua tempat, yakni sorga dan neraka.
Baca juga: Agar Diurapi oleh Roh Kudus, Ini yang Perlu Dilakukan…
Tetapi, perlu kita ketahui bahwa singkatnya hidup ini ternyata memiliki peran penting, sebab di hidup yang singkat inilah yang akan menentukan apakah kita di sorga atau neraka.
Karena itu, pergunakanlah kesempatan hidup ini dengan baik. Jauhilah dosa dan hal-hal yang tidak berkenan di hadapan Tuhan dan fokuslah kepada perkara rohani.
Fokuslah kepada Tuhan dan kerajaan-Nya saja. Kejarlah kesempurnaan di dalam Tuhan dan hiduplah selalu menyenangkan hati Tuhan. Jangan ada agenda lain dalam kehidupan kita. Tetapi hanya Tuhan saja fokus kita dan kekekalan tujuan kita.
Penutup
Demikianlah isi artikel 5 makna kemerdekaan rohani sejati. Orang yang telah dimerdekakan oleh Kristus bukanlah sekadar menjadi Kristen saja tetapi ia terlepas dari ikatan dosa. Ia tidak lagi menjadi budak dosa, melainkan hamba kebenaran. Jika dahulu adalah pelaku dosa, sekarang adalah pelaku Firman.
Janganlah hidup dikuasai dosa tetapi biarlah kita dikuasai oleh Roh Tuhan.
Baca juga: 7 MAKNA PENCURAHAN ROH KUDUS BAGI ORANG PERCAYA
Selain itu, orang yang mengalami kemerdekaan rohani yang sejati, ia tidak lagi memiliki pemikiran mencurigai Tuhan. Baginya apapun yang terjadi Tuhan punya rencana yang indah baginya dan menyertainya. Juga tidak terikat oleh dunia. Ia rela memberikan segalanya bagi Tuhan.
Makna kemerdekaan rohani yang sejati adalah seseorang yang telah merdeka di dalam Kristus ia pun menjadi murid Kristus yang sejati. Segala hal yang dia lakukan hanya agar Tuhan yang disenangkan dan dimuliakan di dalam hidupnya saja.
Orang yang merdeka di dalam Kristus, juga fokusnya hanya kepada Tuhan dan kerajaan-Nya saja. Ia sungguh ikut Tuhan dan fight sampai akhir pertandingan karena ia tahu janji Tuhan tentang kekekalan adalah riil.
(Dilarang meng-copy dan publish ulang tulisan ini, tanpa seijin penulis)
Jika Anda merasa diberkati dengan Artikel berjudul, “ 5 MAKNA KEMERDEKAAN ROHANI SEJATI, PENTING DIKETAHUI…” ini, bagikanlah artikel ini kepada sahabat, keluarga, dan rekan-rekan Anda.
Jangan lupa, Like (Sukai) Fanspage Facebook Fokus Hidup yang ada di situs ini atau klik DI SINI untuk mendapatkan info-info terbaru dari fokushidup.com.
Mari bergabung juga dengan grup Facebook Fokus Hidup dengan cara klik DI SINI. Silahkan tinggalkan komentar Anda, bila ingin menanggapi, bertanya, ataupun memberikan saran dan kritik.
Jangan berhenti di tangan Anda, tetapi bagikanlah artikel 5 MAKNA KEMERDEKAAN ROHANI SEJATI, PENTING DIKETAHUI… ini, melalui sosial media (Facebook, Twitter, Linkedin, dll.) Anda. Sebab dengan demikian, Anda juga sudah berpartisipasi dalam mengajarkan kebenaran Alkitab. Selain itu, teruslah bertekun dalam Kristus. Tuhan Yesus Memberkati …!!!
Kunjungi beberapa artikel di bawah ini yang menguatkan iman Saudara!
- CIRI ORANG YANG DIPENUHI ROH KUDUS (Efesus 5:18)
- MANFAAT ROH KUDUS BAGI ORANG PERCAYA (Rm. 8:9)
- 7 MAKNA KENAIKAN TUHAN YESUS KE SORGA
- TUJUAN TUHAN YESUS NAIK KE SORGA (Luk. 24:50-53)
- Berani Menerima Baptisan? Teguhlah dalam Iman…
- TETAP KONSISTEN DALAM IMAN KEPADA KRISTUS

