Mesias yang Dijanjikan dalam Alkitab, Ini Penjelasannya…
3. Mesias dilahirkan oleh seorang perawan
Gambaran Mesias dalam Alkitab Perjanjian Lama ialah Mesias dilahirkan oleh seorang perawan (Yes. 7:14; Mat. 1:25). Peristiwa kelahiran Kristus tidak terlepas dari peran Maria, ibu Yesus, seorang wanita Yahudi yang hidup saleh dan mengasihi Tuhan.
Maria adalah seorang perempuan sederhana yang tinggal di kota Nazaret, Galilea. Ia seorang perawan dan bertunangan dengan Yusuf keturunan Daud (Mat. 1:6-16).
Di masa pertunangannya, di mana dirinya masih perawan dan belum pernah bersetubuh dengan Yusuf tunangannya, ia mengalami kehamilan. Janin di dalam rahimnya ini bukan hasil persetubuhan biologis, melainkan dari Roh Kudus (Mat. 1:20-23).
Baca juga: TUJUAN TUHAN YESUS NAIK KE SORGA (Luk. 24:50-53)
Malaikat Gabriel datang dan memberitahukan kepadanya bahwa ia akan mengandung dan melahirkan Sang Juruselamat. Walau berita itu mengejutkan dirinya, namun Maria meresponinya dengan penuh ketaatan dan penundukan diri kepada kehendak Tuhan (Luk. 1:38).
4. Mesias dinubuatkan dipanggil keluar dari Mesir
Gambaran Mesias dalam Alkitab Perjanjian Lama ialah Ia telah dinubuatkan dipanggil keluar dari Mesir (Hos. 11:1), dan digenapi oleh Yusuf (Mat. 2:13). Kala itu Herodes memerintahkan untuk membunuh semua bayi di Betlehem dan sekitarnya, yang berusia 2 tahun ke bawah.
Namun Yesus luput dari pembunuhan masal Herodes, sebab sebelumnya malaikat Tuhan sudah memerintahkan Yusuf untuk mengungsi ke Mesir, agar terluput dari kekejaman Herodes yang tidak berperi kemanusiaan tersebut.
Baca juga: Tuhan Yesus Datang untuk Melayani! Teladanilah Kristus…
Setelah Herodes Agung meninggal dunia, memerintahlah Arkhelaus, anak Herodes Agung yang juga lalim. Yusuf pun kembali dari Mesir dan menuju ke Nazaret di Galilea, bukan lagi ke Betlehem (termasuk wilayah pemerintahan Arkhelaus), karena telah diperintahkan oleh malaikat Tuhan kepada Yusuf untuk tidak kembali ke tanah kelahirannya.
5. Mesias akan merasakan penderitaan
Gambaran Mesias dalam Alkitab Perjanjian Lama ialah Mesias akan merasakan penderitaan yang berat dan seolah-olah Bapa meninggalkan-Nya (Mzm. 22:2), demikian Yesus ketika di atas kayu salib, Ia berseru, “Eli, Eli, lama sabakhtani?” (Mat. 27:46).
Di atas kayu salib, Ia merasakan penderitaan yang sangat berat di ambang kematian. Penganiayan berat yang dialami, membuat Tuhan Yesus merasa Ia sendirian dan Bapa seperti tidak peduli kepada-Nya. Ketahuilah kesengsaraan yang dialami Tuhan Yesus bukan sandiwara, melainkan real, Ia merasakan penderitaan yang sangat. Dan itu semua dilakukan-Nya untuk harga seluruh umat manusia yang telah berdosa.
Baca juga: 7 MAKNA KENAIKAN TUHAN YESUS KE SORGA
Tuhan Yesus sebenarnya bisa memilih untuk membatalkan misi-Nya sewaktu Ia berdoa di Taman Getsemani, sebab Ia tahu persis seperti apa penderitaan yang akan dialaminya. Ia meminta agar sekiranya Bapa melalukan cawan-Nya atau membatalkan penderitaan-Nya, tetapi Ia memutuskan biar kehendak Bapa yang jadi.
Hal ini dilakukan karena ketaatan-Nya kepada Bapa, sehingga Ia taat sampai mati, tetapi juga karena kecintaannya kepada manusia yang berdosa. Maka Ia rela memikul dosa umat manusia di seluruh dunia, di segala zaman.
6. Mesias akan dikorbankan menggantikan manusia
Gambaran Mesias dalam Alkitab Perjanjian Lama adalah Mesias akan dikorbankan menggantikan manusia yang seharusnya menerima hukuman kekal. Dosa manusia dipikulnya di atas kayu salib dan rela mengorbankan diri-Nya demi menyelamatkan manusia atas jerat maut dan kematian kekal. Nubuatannya ini, secara detail disebutkan dalam Yesaya 53.
Baca juga: 12 TOKOH KELAHIRAN KRISTUS, DI ANTARANYA ADA RAJA KEJAM…
Dalam Yesaya 53:3-12 disebutkan, “Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.
Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.
Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya. Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.”
Yesus lahir ke dunia bukanlah untuk menjadi pemimpin politik, melainkan untuk menebus dosa manusia dan menjadi Raja secara rohani, yang memerintah atas hidup orang percaya hingga kekekalan.
7. Mesias akan bangkit dari kematian
Gambaran Mesias dalam Alkitab Perjanjian Lama adalah Mesias akan bangkit dari kematian. Dikatakan dalam Mazmur. 16:10, “sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.” Dan kebangkitan Kristus digenapi dalam Perjanjian Baru (Mrk. 16:9).
Baca juga: Fenomena Bintang Betlehem, Jadilah Alat Tuhan…
Misi-Nya menjadi sempurna setelah Ia bangkit dan naik ke Sorga. Kebangkitan-Nya adalah simbol di mana Iblis telah dikalahkan dan dunia telah mengalami penebusan dosa.
Artinya, ada harapan bagi orang berdosa untuk dapat masuk ke Kerajaan Kekal-Nya karena Ia telah mati, bangkit dan naik ke Sorga. Melalui pengorbanan-Nya, manusia mengalami penebusan dosa dan berkesempatan beroleh keselamatan.
Dan masih banyak lagi nubuatan yang menjelaskan bahwa Mesias adalah manusia. Jadi, wujud Mesias adalah Anak Manusia dan Tuhan Yesus Kristus telah menggenapinya (Gal 3:10-14).
Selain Mesias adalah Anak Manusia, juga adalah Anak Allah. Yohanes menjelaskan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang telah menjadi manusia (Yoh 11:1-14). Ia rela menanggalkan ke-Allahan-Nya (Kenosis) karena kasih-Nya (Yoh 3:16) terhadap manusia yang telah berdosa dan Ia-lah satu-satunya sang Juruselamat manusia. Ia Sang Raja dan Tuhan.
Jadi, Tuhan Yesus adalah Mesias yang dijanjikan Allah kepada manusia agar dapat melunaskan hutang dosa manusia dan boleh beroleh keselamatan kekal.
Kapankah pertama kali Alkitab menubuatkan mengenai Mesias?
Nubuatan tentang Mesias yang dijanjikan sebagai Juruselamat manusia sudah lama sekali dinubuatkan dalam Alkitab, yakni di masa kejatuhan manusia. Namun penyebutannya bukanlah Mesias atau “yang diurapi”, namun disebut sebagai “keturunan perempuan”.
Hal ini tertulis dalam Kejadian 3:15, yakni berbunyi, Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”
Baca juga:3 KEHEBATAN KRISTUS DALAM KEDATANGAN-NYA KEDUA KALI
Mesiaslah yang telah dijanjikan oleh Allah sendiri, bahwa Tuhan Yesus akan meremukkan kepalanya (iblis) dan ia akan meremukkan tumitnya. Jelaslah iblis kalah dan tak berdaya selama Tuhan Yesus melakukan pelayanan-Nya selama 3,5 tahun. Namun dengan siasat liciknya, ia merencanakan untuk menyalibkan Tuhan Yesus.
Iblis pun berhasil menyalibkan Dia (meremukkan tumitnya) dan merasa seolah menang. Tetapi ia tidak mengerti rencana Tuhan bahwa Bapa mengizinkan Tuhan Yesus mati bagi dunia, agar manusia mengalami penebusan dosa melalui kematian dan kebangkitan-Nya dan beroleh keselamatan kekal.
Ini adalah Satu-satunya jalan keselamatan bagi manusia, yakni Tuhan Yesus yang adalah Mesias harus mati di atas kayu salib untuk menebus dosa umat manusia. Karya penyelamatan yang dikerjakan Yesus Kristus sungguh sempurna dan final.
Tidak ada lagi karya keselamatan yang sesempurna yang dikerjakan Tuhan Yesus dan Kristus “Sang Utusan” terakhir yang juga adalah Tuhan, menjadi Nabi, Imam, Raja, dan Juruselamat manusia. Dialah jalan, keselamatan, dan hidup (Yoh. 14:6).
Tuhan Yesus Kristus adalah wujud Mesias yang dijanjikan Tuhan dalam Alkitab Perjanjian Lama dan digenapi dalam Perjanjian Baru.
Baca juga: Mencintai Walau Harus Terluka, Ini Bukti Kasih
Demikian jawaban kami mengenai pertanyaan ini. Bila Bpk/Ibu dan Sdr/i ingin mengajukan pertanyaan silahkan isi kolom pertanyaan yang sudah tersedia di bawah artikel jawaban ini.
Jika Anda merasa diberkati dengan Artikel berjudul, “Mesias yang Dijanjikan dalam Alkitab, Ini Penjelasannya…” ini, bagikanlah artikel ini kepada sahabat, keluarga, dan rekan-rekan Anda.
Jangan lupa, Like (Sukai) Fanspage Facebook Fokus Hidup yang ada di situs ini atau klik DI SINI untuk mendapatkan info-info terbaru dari fokushidup.com.
Mari bergabung juga dengan grup Facebook Fokus Hidup dengan cara klik DI SINI. Silahkan tinggalkan komentar Anda, bila ingin menanggapi, bertanya, ataupun memberikan saran dan kritik.
Jangan berhenti di tangan Anda, tetapi bagikanlah artikel Mesias yang Dijanjikan dalam Alkitab, Ini Penjelasannya… ini, melalui sosial media (Facebook, Twitter, Google+, dll.) Anda. Sebab dengan demikian, Anda juga sudah berpartisipasi dalam mengajarkan kebenaran Alkitab. Selain itu, teruslah bertekun dalam Kristus. Tuhan Yesus Memberkati …!!!
Kunjungi beberapa artikel di bawah ini yang menguatkan iman Saudara!
- Sulit Mengatasi Cemburu dan Pikiran Positif? Ini Solusinya…
- ALASAN MANUSIA SALING BERSAING, PENTING DISIMAK …
- Agar Fokus Berdoa kepada Tuhan Setiap Saat
- Agar Diurapi oleh Roh Kudus, Ini yang Perlu Dilakukan…
- 7 Hal tentang Kisah Santa Klaus yang perlu Anda Ketahui
- Cara Mengatasi Insomnia dan Ketergantungan Obat Tidur
- Kronologis Kebangkitan Tuhan Yesus, Penting Disimak

