12 Murid Tuhan Yesus dan Kisah Imannya (Bag. 2)
9. Yakobus Anak Alfeus Murid Tuhan Yesus
Sebutan Yakobus anak Alfeus (Mat 10:3; Kis 1:13) ialah mungkin untuk membedakan dirinya dengan Yakobus Anak Zebedeus, saudara Yohanes. Dalam Injil PB, Yakobus anak Alfeus hanya disebut dalam daftar para rasul saja (Mat. 10:3).
Sebagian pakar menduga bahwa ia memiliki hubungan dengan rasul Matius, sebab mereka masing-masing disebut sebagai “anak Alfeus” (Mrk. 2:14; Mrk. 15:40). Jadi dapat disimpulkan, Yakobus dan Matius merupakan anak dari Alfeus dan Maria.
Dalam Injil Markus, ia disebut Yakobus Muda, anak Maria (Mrk. 15:40). Mungkin disebut “Muda” (Yun: ὁ μικρός (ho mikros), artinya “yang kecil”), karena perawakannya lebih kecil dibanding dengan rekan senama dengannya. Atau bisa juga usianya yang lebih muda dari Yakobus Anak Zebedeus.
Baca juga: TINGGAL TETAP DI DALAM DIA, PENTING DISIMAK
Sebelum menjadi murid Tuhan Yesus, Yakobus Anak Alfeus bekerja sebagai seorang pemungut cukai yang bertugas sebagai kolektor pajak, tanpa paksaan kepada rakyat maupun para pedagang.
Tidak ada penjelasan akurat yang menunjukkan alasan Tuhan Yesus memilihnya sebagai salah satu murid-Nya. Ia adalah orang yang tidak pernah menonjolkan diri. Dari semua murid-murid-Nya, Yakobus Anak Alfeus ini, yang tidak pernah menggelisahkan Tuhan Yesus.
Namanya memang tertulis dalam sejarah pemberitaan Injil dan perkembangan Gereja Tuhan, tetapi tidak mengisahkan bagaimana ia melaksanakan tugas pelayanannya. Menurut tradisi, Yakobus Anak Alfeus menginjil sampai ke Spanyol, Inggris dan Irlandia, dan kemudian kembali ke Yeruslem.
Tradisi mengatakan bahwa akhir pelayanannya di Persia dan disalibkan di sana. Tetapi mengenai kematiannya ini, belum dapat dipastikan kebenarannya.
10. Tadeus Murid Tuhan Yesus
Nama Tadeus dalam bahasa Yunani adalah Θαδδαῖος (Thaddaios). Kemungkinan Tadeus adalah nama kecil bagi Theudas, berasal dari bahasa Aram, tad, yang artinya “payudara”. Karena itu, Tadeus bisa jadi merupakan nama kecil yang secara literal berarti “yang dekat dengan payudara” atau “yang dicintai”.
Sebutan Tadeus ini dapat ditemukan dalam Injil Matius dan Injil Markus (Mat. 10:3; Mrk. 3:18). Tadeus adalah murid Yesus yang memiliki tiga nama sekaligus. Dua nama lainnya ialah Lebbeus dan Yudas. Itulah sebabnya Yerome (347-420 Masehi), seorang bapa gereja, menjuluki Tadeus sebagai Trionius atau “seorang dengan tiga nama”, yakni Tadeus, Lebbeus, dan Yudas.
Baca juga: 12 MURID TUHAN YESUS DENGAN KISAH AKHIR HIDUP (Bg. 1)
Di dalam Injil Lukas ia disebut sebagai “Yudas anak Yakobus” (Luk. 6:16). Sedangkan di dalam Injil Yohanes ia disebut “Yudas, yang bukan Iskariot” (Yoh. 14:22). Tentu, penyebutan nama tersebut ialah untuk membedakannya dari Yudas Iskariot.
Mengenai Injil Matius dan Markus menyebut nama Tadeus bukan Yudas, ada yang berpandangan bahwa Tadeus tidak disebut sebagai Yudas di kedua Injil tersebut, disebabkan oleh nama Yudas yang saat itu mempunyai konotasi jelek akibat perbuatan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Gurunya.
Dalam beberapa naskah Injil Matius, Tadeus disebut Lebbeus, yang berasal dari bahasa Ibrani Leb atau Lev, artinya “hati”, yang menggambarkan kehangatan dan karakter yang sungguh-sungguh. Lebbeus dalam bahasa Yunani berarti hati anak-anak atau orang yang berani.
Ayah Tadeus bernama Yakobus, tetapi orang yang berbeda dengan Yakobus Anak Zebedeus dan Yakobus Anak Alfeus. Tidak diketahui siapa sesungguhnya Yakobus, ayah Tadeus ini. Ada yang menyebut bahwa ia adalah Yakobus saudara Tuhan Yesus. Juga ada yang mengatakan bahwa Yakobus anak Zebedeus. Namun ini hanyalah dugaan yang tidak terbukti kebenarannya.
Selain Tadeus hanya disebut atau muncul di dalam daftar para rasul di dalam kitab-kitab Injil dan Kisah Para Rasul, juga hanya disebut di dalam Injil Yohanes. Di mana ia bertanya kepada Tuhan Yesus, “Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?” (Yoh. 14:22).
Tadeus dikenal melalui pertanyaan yang ia ajukan kepada Tuhan Yesus pada waktu Perjamuan Malam Terakhir tersebut (Yoh. 14:18-23). Jadi, Alkitab tidak banyak memberi penjelasan mengenai Tadeus dan ia juga kurang menonjol di antara murid-murid Yesus lainnya.
Tujuan pembicaraan Tuhan Yesus adalah murid-murid-Nya mengetahui bahwa mereka tidak akan ditinggalkan yatim piatu. Melainkan Ia mengutus Penolong bagi mereka, yakni Roh Kudus. Yesus juga berkata, bahwa Ia akan kembali untuk menyatakan Diri-Nya kepada mereka.
Tadeus menjadi bingung, bagaimana Tuhan Yesus menyatakan Diri-Nya kepada mereka tanpa dilihat oleh orang lain. Sekalipun Ia dapat melakukannya, mengapa hanya memperlihatkan Diri-Nya kepada murid-murid saja, dan bukan kepada dunia. Di antara para murid, Thadeuslah yang berani untuk bertanya kepada Yesus mengenai hal itu.
Baca juga: 7 HAL TENTANG SOSOK PENUNGGANG KUDA PUTIH DALAM KITAB WAHYU YANG PERLU ANDA KETAHUI
Ketika menjawab pertanyaan Tadeus, Tuhan Yesus tidak menjelaskan keberadaan-Nya secara nyata dan menyeluruh. Hal itu ditanyakan agar ia mendapat pengertian yang benar. Oleh sebab itu, jawaban Yesus menunjukkan bahwa pengabdian kepada Tuan hanya nyata melalui kasih (Yoh. 14:23).
Tadeus memperlihatkan pengabdian dan ketekunan serta mencurahkan hidup dan kehidupan hanya untuk Tuhan Yesus. Ia yang mengakui Yesus adalah Tuhan melalui sebutan Tuhan dari mulutnya, pada perjamuan itu (Yoh . 14:22).
Perjalanan pelayanan Tadeus ialah ia melakukan pelayanan pekabaran Injil di Syria, tepatnya di Edesa. Setelah kejatuhan Yerusalem, Edesa menjadi pusat kekristenan dan perkembangan Gereja Mula-Mula.
Sejarawan Eusebius (260-340 Masehi) mengatakan bahwa Tuhan Yesus mengutus Tadeus kepada Raja Abgar dari Mesopotamia untuk berdoa bagi kesembuhan raja tersebut. Dikatakan dari cerita ini, Tadeus kemudian pergi kepada Abgar setelah kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga, dan ia tetap berada di sana, berkhotbah di beberapa kota di Mesopotamia.
Tadeus dan sebagian murid-muridnya di tangkap di Schavarschar – Syria, dan dihukum mati. Sementara tradisi lainnya bependapat bahwa Tadeus dibunuh oleh para ahli sihir di kota Suanir di Persia. Ia dibunuh menggunakan pentungan dan lemparan batu.
Baca selanjutnya: Klik NEXT di bawah ini, atau klik DI SINI untuk melanjutkan ke isi artikel berikutnya.

