Hubungi Kami"... jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, ..." (Rm. 14:8)

Tuhan Yesus Mengutuk Pohon Ara? Ini Penje­­lasannya…

Alasan Tuhan Yesus Mengutuk Pohon Ara

Secara logika, tentu adalah suatu hal yang aneh bila seseorang mencari buah dari pohon yang seharusnya belum waktunya untuk berbuah atau belum pada musimnya. Dan inilah yang dilakukan oleh Tuhan Yesus. Apakah Tuhan Yesus aneh? Mengapa Ia mencari buah ara yang belum musimnya untuk berbuah?

Tentu Tuhan Yesus bukan aneh dan kurang kerjaan, bukan pula Ia berpura-pura tidak tahu bahwa pohon ara belum berbuah pada musimnya. Lantas apa alasan Tuhan Yesus mencari bauh ara.

Baca juga: Mesias yang Dijanjikan dalam Alkitab, Ini Penjelasannya…

Perlu kita ketahui adalah meski pohon ara belum berbuah pada musimnya, namun biasanya ia akan berbuah terlebih dahulu meski kualitas buahnya tidak sebaik pohon tersebut berbuah pada musimnya, yakni “buah awal”.

Sebelum pohon ara menghasilkan buah, biasanya ia akan terlebih dahulu menghasilkan buah-buah kecil (buah awal), yang dalam bahasa Arab di Israel disebut taqsh. Biasanya buah-buah kecil atau Taqsh ini muncul bersamaan dengan daun-daun pohon ara, bahkan kadang-kadang mendahuluinya.

Musim pohon ara jenis ficus carica ini berbuah, jatuh pada bulan Juni dan dua bulan setelahnya, dan umumnya taqsh muncul sekitar bulan April. Jadi memang benar bahwa saat itu belum musim buah ara, tetapi buah awal atau taqsh, seharusnya sudah muncul sebab dedaunan pohon ara tersebut sudah lebat.

Jika buah awal pada pohon ara tidak muncul, padahal daunnya sudah lebat, berarti pohon tersebut kemungkinan besar tidak akan berbuah. Demikian juga dengan pohon ara yang dijumpai Tuhan Yesus, Ia tidak menemukan buah awal, padahal daun-daunnya begitu lebat. Itulah sebabnya Tuhan Yesus mengutuk pohon tersebut.

Dibalik peristiwa ini, tentu Tuhan Yesus memiliki maksud khusus terkait pengajaran iman kepada murid-murid-Nya. Apa maksud Tuhan Yesus atau apa makna dibalik peristiwa ini? Pertama, peristiwa ini mengajarkan kepada para murid-murid-Nya mengenai iman, doa, dan pengampunan.

Baca juga: Cara Mengatasi Insomnia dan Ketergantungan Obat Tidur

Hal ini terlihat dari peristiwa kelanjutan pasca Tuhan Yesus mengutuk pohon ara.

Pagi-pagi ketika Yesus dan murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon ara tadi sudah kering sampai ke akar-akarnya. Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus: “Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering.” Yesus menjawab mereka: “Percayalah kepada Allah!

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.

Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

[Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.] (Mrk. 11:20-26)

Kedua, tentang hidup yang berbuah di dalam Tuhan. Pengutukan pohon ara tersebut adalah lambang hukuman bagi orang Israel, yang punya “daun-daun keagamaan” yang lebat, namun tidak menghasilkan buah pertobatan. Mereka tidak percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan, malahan mereka menyalibkan Dia.

Baca juga: Kronologis Kebangkitan Tuhan Yesus, Penting Disimak

Akibat tanpa buah pertobatan, orang Israel mengalami hukuman penghancuran terhadap negerinya, yang benar-benar terjadi pada tahun 70 Masehi, di mana orang Roma menghancurkan Yerusalem, di bawah pimpinan jenderal Titus. Jelas, makna dari peristiwa ini menyiratkan pesan, bahwa orang yang tidak menghasilkan buah pertobatan akan dihukum (kekekalan).

 

 

Keberadaan Pohon Ara yang Dikutuk

Benarkah pohon ara yang dikutuk ini masih ada di Israel dan dijadikan sebagai peringatan turun temurun? Hal ini tidaklah benar. Pohon ara yang dikutuk Tuhan Yesus tersebut, sudah tidak ada lagi dan tidak ada tradisi di Israel yang menjadikan pohon ara yang dikutuk sebagai peringatan turun temurun.

Sebaliknya, yang ada saat ini di Israel hanyalah jenis pohon ara ficus carica, yakni jenis pohon ara yang dikutuk Tuhan Yesus, bukan bentuk fisik atau keberadaan dari pohon ara yang dikutuk 2000 tahun yang lalu tersebut.

Kisah pengutukan pohon ara yang tidak berbuah telah dicatat di Alkitab, dan itu sudah cukup sebagai pengingat bagi orang percaya turun temurun, agar hidup memberi buah.

Jadi, pohon yang dikutuk itu tidak lagi berdiri meski hanya batangnya saja.

Dan tentu ficus carica termasuk pohon purbakala sebab sudah ada di zaman Adam dan disinggung dalam Kejadian 3:7, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. Jenis pohon ara ini, keberadaannya sebagai bukti peristiwa pengutukan ini pernah terjadi, sewaktu Tuhan Yesus merasa lapar dan mencari buah awal.

Baca juga: 39 Kitab Perjanjian Lama Dan Penjelasan Singkat (Bag. 1)

Bayangkan jika jenis pohon ara ini sudah tidak ada lagi, pasti akan sulit menjelaskan mengapa Tuhan Yesus mengutuk pohon ara yang belum musimnya berbuah. Pastinya, kita akan kesulitan menjelaskan mengenai “buah awal”. Keberadaan pohon ara, pada dasarnya juga membuktikan bahwa pembahasan dan penjelasan Alkitab mengenai pohon ara ini adalah riil.

 

 

Demikian jawaban kami mengenai pertanyaan ini. Bila Bpk/Ibu dan Sdr/i ingin mengajukan pertanyaan silahkan isi kolom pertanyaan yang sudah tersedia di bawah artikel jawaban ini.

     

    Jika Anda merasa diberkati dengan Artikel berjudul, “Mesias yang Dijanjikan dalam Alkitab, Ini Penjelasannya…” ini, bagikanlah artikel ini kepada sahabat, keluarga, dan rekan-rekan Anda.

    Jangan lupa, Like (Sukai) Fanspage Facebook Fokus Hidup yang ada di situs ini atau klik DI SINI untuk mendapatkan info-info terbaru dari fokushidup.com.

    Mari bergabung juga dengan grup Facebook Fokus Hidup dengan cara klik DI SINI. Silahkan tinggalkan komentar Anda, bila ingin menanggapi, bertanya, ataupun memberikan saran dan kritik.

    Jangan berhenti di tangan Anda, tetapi bagikanlah artikel Mesias yang Dijanjikan dalam Alkitab, Ini Penjelasannya… ini, melalui sosial media (Facebook, Twitter, Google+, dll.) Anda. Sebab dengan demikian, Anda juga sudah berpartisipasi dalam mengajarkan kebenaran Alkitab. Selain itu, teruslah bertekun dalam Kristus. Tuhan Yesus Memberkati …!!!

     

    Kunjungi beberapa artikel di bawah ini yang menguatkan iman Saudara!

    Tanggapan Anda:

    error: